Misteri Pasar Setan di Balik Gunung Lawu, Benarkah Angker?


Selain cerita tentang keindahan puncak Gunung Lawu, hal yang sering terdengar juga tentang wisata Gunung Lawu yang berlokasi di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah adalah tentang kisah mistisnya. Banyak kisah misteri yang santer terdengar tentang gunung indah ini, salah satunya adalah misteri pasar setan. 

Ya, ada bagian di Gunung Lawu yang ditumbuhi ilalang dan pepohonan dan dikenal dengan nama Pasar Setan. Sekilas, tidak ada aktivitas jual beli di pasar setan ini. Akan tetapi secara tak kasat mata, Pasar Setan memang merupakan pasarnya makhluk halus. Seperti apa misterinya?

Misteri Pasar Setan di Gunung Lawu

Pendakian Gunung Lawu sebenarnya memiliki tiga jalur yaitu jalur Candi Cetho, jalur Cemoro Kandang dan Cemoro Sewu. Jika Anda memilih mendaki Gunung Lawu lewat jalur Candi Cetho, Anda akan lewat di Pasar Setan. 

Mendengar namanya saja memang sudah membuat bulu kuduk jadi merinding. Kalau Anda belum punya nyali untuk melintasi jalur ini, lebih baik jangan deh. Meskipun sebenarnya jalur Candi Cetho yang melintasi Pasar Setan merupakan jalur paling pendek di Gunung Lawu akan tetapi jalur ini sekaligus merupakan jalur paling berbahaya dan paling mistis. 

Jalur Candi Cetho merupakan jalur pendek dengan perjalanan yang dimulai dari 1.470 mdpl saja. Selain keberadaan Pasar Setan yang dikenal mistis, juga banyak tanjakan terjal, jurang curam dan kabut tebal yang akan menjadi teman perjalanan melalui jalur Candi Cetho ini. 

Karena alasan geografis inilah, banyak terjadi kecelakaan di jalur ini. Bahkan beberapa pendaki ada yang mengalami hipotermia, halusinasi sampai meninggal di jalur ini. Namun selain tentang kondisi geografis yang terjal, memiliki jalur curam di pinggiran track, sering mengalami kabut tebal yang menjadikan jarak pandang menjadi pendek, dipercaya juga ada hal – hal di luar nalar pada jalur ini. 

Masyarakat setempat dan para pendaki yang pernah melintasi jalur ini percaya bahwa jalur  Candi Cetho merupakan perlintasan antara alam manusia dengan alam gaib. Di sinilah Pasar Setan menjalankan aktivitas gaibnya. 

Sebagian pendaki yang pernah lewat jalur ini mengaku sempat mendengar suara bising seperti suara riuh aktivitas jual beli. Kondisinya bising seperti keadaan pasar yang melakukan transaksi jual beli. Akan tetapi tidak ada siapa pun yang terlihat, hanya suara bising saja. 

Padahal jika kita lihat kondisi geografisnya, mustahil ada suara bising karena kegiatan manusia karena lokasi ini hanya berupa lahan luas dengan ilalang dan pepohonan yang jauh dari pemukiman warga. Para pendaki percaya suara – suara yang menimbulkan kebisingan itu bukanlah suara manusia melainkan suara bangsa jin yang sedang melakukan transaksi jual beli. 

Jika Anda lewat jalur ini dan mendengar suara – suara riuh seperti aktivitas jual beli terlebih kalau ada suara orang menawarkan dagangannya ‘mau cari apa neng/ mas? Ada yang mau dibeli?’ Maka segeralah Anda menukarkan barang yang Anda punya dengan apapun yang ada di sana entah itu daun, batu, atau apapun. Dipercaya ini adalah transaksi yang bisa dilakukan untuk bangsa jin agar mereka tidak mengganggu perjalanan Anda, tidak menyesatkan atau malah membawa jiwa Anda ke alam mereka.  

Itulah kisah misteri tentang Pasar Setan di Balik Gunung Lawu yang dipercaya sampai saat ini sering terjadi. Pastikan baca doa, perkuat fisik Anda dan selalu berhati – hati jika memutuskan untuk mendaki di Gunung Lawu.  

Tidak ada komentar untuk "Misteri Pasar Setan di Balik Gunung Lawu, Benarkah Angker?"